RAEL, agama science   Leave a comment

Pada usia yang ke 27, Claude Vorilhon (sekarang dikenal sebagai “Rael”) ketika itu hidup dengan kegemarannya sebagai seorang pembalap mobil dan jurnalis. Yang pada tanggal 13 Desember, 1973 telah berubah, ketika, sewaktu perjalanannya ke tempat kerja, dia mengalami pertemuan dengan UFO yang telah merubah hidupnya untuk selamanya. Sejak hari itu dan selanjutnya, dia telah berkeliling dunia memberitakan pengalamannya yang mengejutkan dalam berbagai wawancara dan konferensi media.

Bagaimana jika, diluar ribuan penampakan UFO yang terjadi tiap tahun, seseorang yang betul-betul telah bertemu penumpangnya – sang “pengemudi” dari salah satu UFO tersebut? Dan bagaimana jika orang ini telah diberi informasi oleh mahluk-luar angkasa ini yang menjelaskan sejarah rahasia dari kehidupan diatas Bumi dan masa depannya yang menunggu? Dan, bagaimana jika semua informasi ini telah dipublikasikan beberapa dekade yang lalu dan telah diakui oleh ribuan orang, termasuk para ilmuwan dan ahli sejarah?

Selama pertemuan-pertemuannya dengan mahluk luar angkasa, Rael telah menerima satu seri dari amanat-amanat yang menyentuh kesemua aspek kehidupan manusia. Entah ketertarikan anda pada sejarah kuno, ilmu pengetahuan modern, UFO, kitab-kitab suci agama atau bahkan tentang fiksi ilmiah, anda akan memperoleh perspektif baru dari waktu yang terpakai untuk membacanya.

Raelian boleh dibilang agama ‘baru’.  Berbeda dengan agama yang ada saat ini. Agama science. Mereka percaya pencipta kita (TUHAN) adalah makhluk luar angkasa yang kita sebut malaikat.  Raelian menyebutnya ELOHIM. Manusia adalah rekayasa genetika, ras lebih unggul dari penciptanya. Dengan peradaban terpaut puluhan ribu tahun, pada masa ribuan tahun yang lalu, maka saat manusia bertemu penciptanya, peradaban yang lebih tinggi…. manusia menganggap bertemu dengan Tuhan.

Misalnya kita membawa korek api dan senter di ribuan tahun yang lalu, oleh orang dulu  pasti dianggap DEWA karena dari tangan bisa keluar api dan cahaya. Sama seperti saat teknologi TV masuk pertama kali. Orang takjub, bagaimana mungkin ada orang di dalam tabung kaca.

Elohim menceritakan di planet mereka, umur mereka 10x dari usia manusia, antara 750 – 1200 tahun. Itu karena teknologi kesehatan mereka sangat tinggi. Bahkan ada yang berumur lebih dari itu karena mereka bisa mengkloning dari sel dengan kesadaran yang tetap. Ada sekelompok orang yang dipilih untuk hidup abadi, dalam arti setiap tubuhnya mati, dikloning ulang lagi.

Kelompok Raelian lah yang pertama kali menciptakan kloning manusia. Mereka percaya punya tugas yang sama, menciptakan ras yang lebih unggul… kehidupan baru, peradaban baru.

Situs resmi nya di http://www.rael.org menyediakan link download buku mereka dalam berbagai bahasa. Dibuku mereka di bahas ayat ayat dalam AL KITAB (INJIL) dengan pemahaman versi Rael, versi Science.

Misalnya :

DALAM Buku Yehezkiel, Bab Satu, awal dari ayat 4-lah kita mendapat penggambaran yang paling menarik mengenai salah satu dari mesin-mesin terbang kami.
Lalu aku melihat, sungguh, angin badai bertiup dari utara, dan membawa segumpal awan yang besar dengan cahaya berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi oleh sinar kemilau; di dalam, di tengah-tengah api itu kelihatan seperti logam mengkilap. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup dan beginilah kelihatannya mereka :
mereka menyerupai manusia, tetapi masing-masing mempunyai empat muka dan masing-masing ada pula empat sayap. Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga yang baru digosok. Pada keempat sisi mereka di bawah sayap-sayapnya tampak tangan manusia. Mengenai muka dan sayap mereka berempat adalah begini : mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan.
Muka mereka kelihatannya begini : Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang. Sayap-sayap mereka dikembangkan ke atas; mereka saling menyentuh dengan sepasang sayapnya dan sepasang sayap yang lain menutupi badan mereka. Masing-masing berjalan lurus ke depan; ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, mereka tidak berbalik kalau berjalan.
Di tengah, makhluk-makhluk hidup itu kelihatan seperti bara api yang menyala, seperti suluh, yang bergerak kian ke mari di antara makhluk-makhluk hidup itu, dan api itu bersinar sedang dari api itu kilat sabung-menyabung. Makhluk-makhluk hidup itu terbang ke sana ke mari seperti kilat.
Aku melihat makhluk-makhluk hidup itu, sungguh, di atas tanah di samping masing-masing makhluk yang mempunyai empat muka itu ada sebuah roda. Ini adalah penampilan dan susunan dari roda-roda itu. Rupa roda-roda itu seperti kilauan permata pirus dan keempatnya adalah serupa; buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah roda yang lain. Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju ke empat jurusan; mereka tidak berbalik kalau berjalan. Mereka mempunyai lingkar dan aku melihat, bahwa sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata. Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan disamping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat. Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya. Kalau makhluk-makhluk itu berjalan, roda-roda itu berjalan; kalau mereka berhenti, roda-roda itu berhenti; dan kalau mereka terangkat dari tanah, roda-roda itu sama-sama terangkat dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya.
Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai cakrawala, yang kelihatan seperti hablur es yang mendakhsyatkan, terbentang di atas kepala mereka. Dan di bawah cakrawala itu sayap mereka dikembangkan lurus, yang satu menyinggung yang lain; dan masing-masing mempunyai sepasang sayap yang menutupi badan mereka. Kalau
mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti suara air terjun yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, seperti keributan laskar yang besar; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai.
Maka kedengaranlah suara dari atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai. Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka ada menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti rupa manusia.
Di situ Anda mendapat penggambaran yang sangat teliti mengenai pendaratan para pencipta dalam mesin-mesin terbang mereka. “Angin badai” itu adalah jejak asap atau jalur uap yang ditinggalkan oleh pesawat terbang masa kini pada ketinggian yang tinggi. Lalu pesawat itu tampak dengan cahayanya yang berkedip-kedip, “cahaya yang berkilat-kilat” dan “logam yang mengkilat”. Belakangan empat orang pencipta nampak mengenakan pakaian anti gravitas yang dilengkapi dengan mesin-mesin jet kecil pengarah. Ini digambarkan sebagai “sayap-sayap” pada pakaian logam mereka dan “kaki-kaki mereka … mengkilap seperti tembaga yang baru digosok”. Anda pasti memperhatikan betapa mengkilapnya pakaian-pakaian astronaut Anda.
Mengenai “piring terbang” atau “roda-roda”, penampilan mereka dan pengoperasian mereka sama sekali tidak digambarkan secara buruk mengingat bahwa yang berbicara itu seorang primitif. “Buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah roda yang lain … mereka tidak berbalik kalau berjalan”.
Di tengah piring terbang, sangat serupa dengan yang ini kita sedang duduk sekarang ini, ada bagian yang ditempati, lingkarnya. “Sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata”. Dengan cara yang sama sebagaimana pakaian kami telah berkembang maju dan kami tidak lagi memakai pakaian angkasa yang canggung, kapal-kapal kami pada waktu itu mempunyai lubang-lubang -“banyak mata” disekeliling lingkar – karena waktu itu kami belum menemukan bagaimana cara melihat tembus dinding logam dengan mengubah susunan atomnya sesuai dengan yang kita kehendaki.
Piring-piring terbang itu berada di dekat para pencipta, siap menolong mereka apabila diperlukan, karena mereka memuat barang-barang kebutuhan dan melakukan pemeliharaan rutin terhadap kapal besar intergalaksi yang ada di atas mereka. Para pencipta kami di dalam kapal meminpin mereka. “Roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya”. Ini sangat jelas.
Pakaian yang digambarkan dengan empat lubangnya serupa dengan
pakaian selam Anda yang pertama. “Masing-masing makhluk mempunyai empat muka … dan mereka tidak berbalik kalau berjalan.”
Piring-piring terbang yang lebih kecil kurang lebih seperti ‘LEMs’ -modul pendarat di bulan – kendaraan kecil jarak pendek yang dipakai untuk misi-misi eksplorasi. Di atas mereka kapal antar planit yang lebih besar menunggu.
Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai cakrawala, yang kelihatan seperti hablur es yang mendakhsyatkan … Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka ada menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti rupa manusia. Yehezkiel 1: 26.
Individu yang disebut belakangan dalam kapal besar, sedang mengawasi dan mengkoordinasikan gerekan-gerakan para pencipta.

Posted December 4, 2010 by ciptaningmintaraga in Rael

Tagged with , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: